Sabtu, 12 November 2016

Book Summary: The Strange Girls


Judul buku  : The Strange Girls

Pengarang   : Laurentia Dermawan

Penerbit      : PT. Gramedia Pustaka Utama

Kota terbit   : Jakarta

Tahun terbit : 2007

Tebal           : 208 halaman

I. Isi buku

     Isi novel ini bercerita tentang kehidupan Dea dan ketiga sahabat anehnya yaitu Westy, Ayu, dan Liora. Kisah dimulai ketika Dea diajak bundanya untuk pergi ke mall. Saat itu, secara tiba-tiba Dea ingin pergi ke toilet. Dalam perjalanan menuju toilet, Dea terpisah dengan bundanya, ia pun panik dan tanpa sengaja ditabrak oleh seorang cowok yang berjalan menuju toilet pria. Dea pun terjatuh dan sempat terpana melihat ketampanan cowok itu, namun dengan segera terkejut ketika cowok itu berkata Gue gak sengaja, salah lo sendiri kenapa berdiri ditengah jalan, Dea yang pada dasarnya sensitif pun merasa sakit hati. Namun ternyata, setelah insiden didepan toilet tersebut, Dea bertemu lagi dengan cowok yang menabraknya tadi. Cowok yang bernama Alfonso tersebut pun terkejut dan berusaha untuk segera pergi setelah mengetahui bahwa Dea adalah anak seorang sutradara yang sedang menggarap film yang dibintanginya.

   Keesokan harinya, Dea pun menceritakan kisahnya kemarin kepada tiga sahabatnya, yaitu Ayu, Liora, dan Westy. Setelah ketiga sahabatnya itu mendengar cerita Dea, mereka langsung memutuskan untuk menjalankan aksi balas dendam kepada Alfonso. Perjuangan untuk membalaskan dendam Dea kepada Alfonso pun dimulai.    Disela-sela aksi balas dendam tersebut, ternyata percikan api cinta datang diantara ketiga sahabat Dea dengan ketiga sahabat Alfonso. Saat itulah persahabatan mereka diuji. Ada tawa ketika ketiga sahabat ini berkumpul bersama dan saling membagi kebahagiaan, ada benci dan cemburu ketika mereka saling mempertanyakan kepercayaan satu sama lain, ada sakit hati dan juga kekecewaan ketika salah satu sahabat mereka, Liora, tidak menceritakan tentang penyakitnya. Ada tangis ketika mereka akhirnya harus kehilangan sahabat mereka, Liora yang harus pergi untuk selama-lamanya karena penyakit HIV AIDS yang dideritanya dan membuat Ericsson dan anggota The Strange Girls yang lainya berduka.

   Cerita pun diakhiri dengan kebahagiaan masing-masing. Dea yang akhirnya berdamai dengan Alfonso, Ayu dan Alfred yang semakin akrab, Westy dan Verig yang semakin mesra, dan Ericsson yang sudah mulai mengikhlaskan kepergian Liora untuk selama-lamanya.

II. Analisis

  Struktur penceritaan dalam novel ini sangat menarik, sesuai dengan temanya sahabat. Penulis mengemukakan jalan cerita dengan jelas dan menarik sehingga menarik minat pembaca. Penulis memperkenalkan tokoh novelnya sehingga tokohnya terasa hidup dan berkarakter.

    Menurut saya, kelebihan buku ini yaitu isinya yang dapat membuat pembaca larut dalam imajinasi mereka. Tema cerita yang disajikan sangat khas remaja yaitu persahabatan dan percintaan. Ceritanya pun dikemas dalam adegan-adegan yang tidak membosankan serta cara penuturan yang kreatif, sehingga dapat menggugah perasaan pembaca. Banyak adegan-adegan lucu, romantis, bahkan sedih dan tangis yang dapat membuat pembaca ikut tertawa bahkan menangis saat membaca novel ini. Kelebihan lainnya yaitu dari segi bahasa. Bahasa yang digunakan dalam novel ini didominasi oleh gaya bahasa remaja sehingga menyebabkan novel ini ringan dan menarik untuk dibaca oleh para remaja. 

   Novel ini juga mempunyai kekurangan, yaitu dari segi layout buku yaitu warna covernya yang kurang mencolok. Desain cover novel ini juga kurang menarik sehingga menurunkan minat pembaca untuk membaca novel tersebut. Walaupun tidak ada kesalahan penulisan yang terlihat, kertas yang digunakan untuk mencetak adalah kertas buram sehingga menyulitkan pembaca saat membaca.  Diantara kekurangannya, terdapat banyak kelebihan yang dimiliki oleh novel ini, salah satunya yaitu pesan yang ingin disampaikan oleh penulis tersampaikan kepada pembaca yaitu ajakan untuk lebih menanamkan rasa kebersamaan antar sahabat dan lebih mengetahui makna sebenarnya tentang arti sahabat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar