Book Summary: The Strange Girls
Judul
buku : The Strange Girls
Pengarang : Laurentia Dermawan
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Kota
terbit : Jakarta
Tahun
terbit : 2007
Tebal : 208 halaman
I. Isi buku
Isi novel ini bercerita tentang
kehidupan Dea dan ketiga sahabat anehnya yaitu Westy, Ayu, dan Liora. Kisah
dimulai ketika Dea diajak bundanya untuk pergi ke mall. Saat itu, secara
tiba-tiba Dea ingin pergi ke toilet. Dalam perjalanan menuju toilet, Dea
terpisah dengan bundanya, ia pun panik dan tanpa sengaja ditabrak oleh seorang
cowok yang berjalan menuju toilet pria. Dea pun terjatuh dan sempat terpana
melihat ketampanan cowok itu, namun dengan segera terkejut ketika cowok itu
berkata “Gue
gak sengaja, salah lo sendiri kenapa berdiri ditengah jalan”,
Dea yang pada dasarnya sensitif pun merasa sakit hati. Namun ternyata, setelah
insiden didepan toilet tersebut, Dea bertemu lagi dengan cowok yang menabraknya
tadi. Cowok yang bernama Alfonso tersebut pun terkejut dan berusaha untuk
segera pergi setelah mengetahui bahwa Dea adalah anak seorang sutradara yang
sedang menggarap film yang dibintanginya.
Keesokan harinya, Dea pun menceritakan
kisahnya kemarin kepada tiga sahabatnya, yaitu Ayu, Liora, dan Westy. Setelah
ketiga sahabatnya itu mendengar cerita Dea, mereka langsung memutuskan untuk
menjalankan aksi balas dendam kepada Alfonso. Perjuangan untuk membalaskan
dendam Dea kepada Alfonso pun dimulai. Disela-sela aksi balas dendam
tersebut, ternyata percikan api cinta datang diantara ketiga sahabat Dea dengan
ketiga sahabat Alfonso. Saat itulah persahabatan mereka diuji. Ada tawa ketika
ketiga sahabat ini berkumpul bersama dan saling membagi kebahagiaan, ada benci
dan cemburu ketika mereka saling mempertanyakan kepercayaan satu sama lain, ada
sakit hati dan juga kekecewaan ketika salah satu sahabat mereka, Liora, tidak
menceritakan tentang penyakitnya. Ada tangis ketika mereka akhirnya harus
kehilangan sahabat mereka, Liora yang harus pergi untuk selama-lamanya karena
penyakit HIV AIDS yang dideritanya dan membuat Ericsson dan anggota The Strange
Girls yang lainya berduka.
Cerita pun diakhiri dengan
kebahagiaan masing-masing. Dea yang akhirnya berdamai dengan Alfonso, Ayu dan
Alfred yang semakin akrab, Westy dan Verig yang semakin mesra, dan Ericsson
yang sudah mulai mengikhlaskan kepergian Liora untuk selama-lamanya.
II. Analisis
Struktur penceritaan dalam novel ini
sangat menarik, sesuai dengan temanya sahabat. Penulis mengemukakan jalan
cerita dengan jelas dan menarik sehingga menarik minat pembaca. Penulis
memperkenalkan tokoh novelnya sehingga tokohnya terasa hidup dan berkarakter.
Menurut saya, kelebihan buku ini
yaitu isinya yang dapat membuat pembaca larut dalam imajinasi mereka. Tema
cerita yang disajikan sangat khas remaja yaitu persahabatan dan percintaan.
Ceritanya pun dikemas dalam adegan-adegan yang tidak membosankan serta cara
penuturan yang kreatif, sehingga dapat menggugah perasaan pembaca. Banyak
adegan-adegan lucu, romantis, bahkan sedih dan tangis yang dapat membuat
pembaca ikut tertawa bahkan menangis saat membaca novel ini. Kelebihan lainnya
yaitu dari segi bahasa. Bahasa yang digunakan dalam novel ini didominasi oleh
gaya bahasa remaja sehingga menyebabkan novel ini ringan dan menarik untuk
dibaca oleh para remaja.
Novel ini juga mempunyai kekurangan,
yaitu dari segi layout buku yaitu warna covernya yang kurang mencolok. Desain
cover novel ini juga kurang menarik sehingga menurunkan minat pembaca untuk
membaca novel tersebut. Walaupun tidak ada kesalahan penulisan yang terlihat,
kertas yang digunakan untuk mencetak adalah kertas buram sehingga menyulitkan
pembaca saat membaca. Diantara kekurangannya, terdapat
banyak kelebihan yang dimiliki oleh novel ini, salah satunya yaitu pesan yang
ingin disampaikan oleh penulis tersampaikan kepada pembaca yaitu ajakan untuk
lebih menanamkan rasa kebersamaan antar sahabat dan lebih mengetahui makna
sebenarnya tentang arti sahabat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar